Walaupun DIET tetap nikmati hidup

makanan itu salah satu kesenangan hidup. Sayang, di tengah maraknya jenis makanan yang tersedia, muncul kekhawatiran terhadap  makanan tertentu. Ketika media masa membahas berbagai diet yang di anggap dapat membuat tubuh sehat, siapa tak mau?. Ramalan Alvin Toffler bahwa yang akan unggul di pasaran ialah bidang fashion, food, dan fun-kini ditambah health-pun menjadi kenyataan.

Diet menjadi percakapan sehari-hari yang sangat populer dan pertanyaan yang sering diajukan kepada dokter ialah makanan apakah supaya sehat dan terhindar dari penyakit tertentu?.
Berbagai penelitian mengenai diet menghubungkan jenis makanan dengan resiko serangan jantung, hipertensi, diabetes, pirai (gout). Malahan osteoporosis, autisme, dan epilepsi pun dicarikan pengobatan dalam diet. Ukuran nilai biokimiawi dalam darah seperti profil kolesterol, asam urat, dan gula darah, menjadi pemeriksaan laboratorium rutin.


Searah dengan itu ditemukan berbagai kelas obat yang dapat mempengaruhi nilai-nilai raboratorium itu, sekaligus memperlihatkan perbaikandalam insidenserangan jantung , resiko kematian kalau terkena serangan jantung, tingginya tekanan darah, hubungannya dengan serangan gout, resiko akan patah tulang dan sebagainya.

Persepsi manusia terhadap manusia telah berubah, dan kita ingin hidup lebih lama dan sehat. Sebagian masyarakat memang berusaha keras untuk mengatur makanannya. Namun sebagian lagi menjalankan diet secara tak rasional, sebagai contoh, mereka hanya makan malam. Ada seorang ibu yang selama dua ahun setiap hari secara patuh hanya makan rebus-rebusan. Namun dia tetap gemuk dengan kolesterol yang juga tidak kunjung turun. Ia menangis karena tak tahan makan seperti itu terus-menerus!.

Jadi, bagaimanakah harus mengatur diet sembari ttp menikmati hidup?, bila anda menderita diabetes, memang tidak ada jalan lain kecuali “tidak makan gula lagi,” artinya tidak menambahkan gula ke makanan Anda. Minuman atau minuman yang banyak mengandung gula seperti minuman ringan, teh botol, sirup, dan sebagainya, harus dihindari sama sekali.

Pada penderita diabetes, satu gelas minuman ini saja akan menaikan kadar gula tinggi sekali! Salain itu, makanan yang cepat menjadi gula dalam tubuh, seperti nasi, ketan, mie, roti, kentang, dan buah seperti mangga, anggur, semangka, durian harus di batasi jumlahnya. Apalagi singkon, makanan yang banyak penggemarnya ini sayang sekali merupakan makanan yang menyebabkan kadar gula penderita diabetes sulit dikontrol. Mengapa, belum ada jawaban yang memuaskan. Memang, bagi penderita diabetes, memilih makanan sehari-hari ini sulit. Namun, tanpa diet seperti ini obat antidiabetes saja tidak akan berhasil.

Di lain pihak, berlebihan pula untuk sama sekali tidak makan gula dengan memasak khusus setiap hari. Saya kira, Anda tetap boleh ikut makan dengan anggota keluarga lainnya di meja makan. Yang penting, jumlah yang dimakan dibatasi. Bila Anda gagal melakukan semua ini secara konsisten, komplikasi pada mata, jantung, ginjal, otak, belum lagi cepat tua, luka yang tidak mau sembuh, dan sebagainya pasti akan datang.

Diet ketat lainnya berkaitan dengan penyakit pirai, sakit pegal-pegal di otot tidak ada kaitannya dengan asam urat dalam darah. Namun, masyarakat luas terlanjur menghubungkan pegal linu selalu dengan tingginya asam urat(juga, dengan tingginya klesterol, atau dihubungkannya dengan pengapuran). Pendapat ini tidak benar. Sakit pegal linu sebagian besar ditimbulkan oleh sikap kerja kita sehari-hari.

Untunglah diet untuk penyakit lain (serangan jantung, hipertensi, dan osteoporosis), tidaklah sesulit diet akibat diabetes. Yang lebih menentukan ialah menjaga jangan sampai makan berlebih (overeating). Kuantitas lebih penting daripada kualitas. Dengan demikian hidup dengan diet tidak terlalu sulit, dan ketergantungan pada obat atau suplemen makanan dapat dikurangi.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites